Archive for the ‘Opini Guru’

Zuhudku…04.13.09

Aku tahu,

rizkiku tak mungkin diambil orang lain

Karenanya, hatiku tenang…

Aku tahu,

Amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain

Maka,

Aku sibukkan diriku untuk beramal

Aku tahu,

Allah selalu melihatku,

Karenanya aku malu,

Bila Allah mendapatiku melakukan maksiat

Aku tahu,

Kematian menantiku

Maka,

Kupersiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabbku…

 

(Hasan Al Bashir)

Posted in Opini Guruwith 1 Comment →

60 Earth Hour03.28.09

“Go Green”, “Stop Global Warming”…pasti kita sudah akrab dengan slogan-slogan tersebut. Bisa bayangin nggak seandainya es di kutub utara mencair, suhu lautan meningkat, kekeringan berkepanjangan, penyebaran wabah penyakit berbahaya, belum lagi banjir besar-besaran dan gelombang badai hebat ? Seperti yang kita lihat di film-film Hollywood bakal terjadi di dunia nyata. Seram…

Hal tersebut tidak akan terjadi jika kita mau dan mampu melakukan program penyelamatan sejak dini antara lain :

1.       Matikan lampu serentak, bersama 1 milyar penduduk dunia pada tanggal 28 Maret 2009 mulai jam 20.30 s.d. 21.30. Dengan cara ini akan menghemat bahan bakar yang sangat besar. Kita tahu bahan bakar berasal dari fosil, batu bara, minyak bumi, gas alam lama kelamaan akan habis. Dengan serentak mematikan lampu, maka bisa dibayangkan sumber daya alam yang dihemat.

2.       Disiplin membuang sampah, syukur-syukur mau memisahkan sampah organic dan unorganik.

3.       Jangan sembarangan membuang batere HP (apalagi kalo sering ganti batere/HP)

4.       Tanamlah pepohonan (penghijauan)

5.       Buatlah resapan air (biopori)

6.       Dsb

Kalau bukan kita saat ini yang menyelamatkan bumi, kelak anak cucu kita akan dapat warisan kerusakan yang sangat hebat. Kalau kata ‘Aa Gym, “prinsip 3M”, yaitu :

a.       Mulai dari diri sendiri

b.      Mulai dari hal-hal yang kecil

c.       Mulai saat ini juga….

Posted in Opini Guruwith 1 Comment →

Guru Malaysia Punya Hak Rampas HP Siswa03.19.09

Kuala Lumpur, 17/3 (ANTARA) - Departemen Pendidikan Malaysia, Selasa, telah mengeluarkan kebijakan yang memberikan hak kepada guru untuk merampas HP (handphone) pelajar jika berada dalam lingkungan sekolah karena dinilai melanggar disiplin dan hanya bisa diminta kembali oleh orang tuanya.
Wakil Menteri Pendidikan Wee Ka Siong mengatakan kepada media massa Malaysia, Rabu, bahwa semua sekolah telah diinformasikan untuk mengambil tindakan tegas dan disiplin kepada murid yang melanggar larangan membawa HP ke sekolah.
Kebijakan ini untuk mendorong sekolah yang selama ini ragu-ragu menegakkan aturan ini.
Peraturan melarang pelajar membawa HP dalam lingkungan sekolah telah lama ditetapkan, sejak 20 Januari 2006, namun masih ada sekolah yang ragu-ragu atau merasa serba salah untuk menegakkan aturan ini dan mengambil tindakan merampas HP dari pelajar yang melanggar aturan ini.
Hanya orang tua murid yang bersangkutan yang diizinkan meminta kembali HP nya kepada sekolah sekaligus memberikan sosialisasi kepada mereka, kata Wee Ka Siong.
Walau membawa HP dilarang, orang tua murid masih bisa menelepon lewat telepon umum atau telepon sekolah untuk berkomunikasi dengan anaknya jika ada sesuatu hal yang ingin disampaikan.
Wee mengatakan, HP yang ada di lingkungan sekolah seringkali mengganggu aktivitas belajar, banyak pengiriman pesan yang kurang pantas pada pelajar, dan seringkali menimbulkan keributan jika ada HP hilang dalam kelas.

Berikut komentar Kepsek SMKTI Airlangga-Kaltim http://smka-smr.sch.id/

“Kami di Samarinda menerapkan kebijakan siswa boleh bawa HP secanggih apapun atau sejadul apapun … heeee, karena HP disamping sebagai alat komunikasi, HP jg merupakan sarana pengenalan teknologi informasi (kebetulan kita sekolah TI), HP akan menjadi sangat produktif sbg alat pembelajaran TI terlebih HP2 baru yg memiliki fasilitas dan menu yg sangat progresive.”

“Tetapi jgn sekali-kali menyalahgunakan saat proses belajar di kelas. Karena pasti dirampas oleh guru yg saat itu sedang mengajar dan hanya boleh diambil oleh orang tua ybs dan tidak boleh diwakilkan. ”

Secara berkala kami jg melakukan razia mendadak, dimana semua HP, Flash disk, MP3/MP4 dan juga laptop kita “sita” untuk di cek satu persatu oleh tim kita. Kita “memburu” file2 porno dan sangsinya adalah ortu akan dipanggil dan peringatan keras bagi pemilik. Khusus HP kita juga cek SMS2 yang masuk karena sekarang juga marak transaksi2 seksual lewat HP, kami berusaha sejauh itu Pak.

Kalau di SMKN 2 Solo lain lagi, berikut Cerita Bapak Kasmadi (guru):

“Waktu kbm berjalan semua hp siswa ada didepan meja guru terkumpul di stoples, jadi hp gak aktif, yang ada aktifitas siswa sama guru, dan itu di masukan dalam SMM ISO 9001:2000, pengalaman saya sebagai orang tua, sudah terjadi satu tahun yang lalu di smp batik solo, saya dipanggil guru BP unt mengambil hp anak saya, waktu pembelajaran hp anak saya berdering,  jadi di smp batik gak ada anak yang bawa hp mulai kelas 1 sampai kelas 3. demikian terima kasih”

Boleh atau tidaknya siswa membawa HP kembali kepada Sekolah masing-masing…

Posted in Opini Guruwith No Comments →

  • You Avatar
  • Kalender

    Juli 2010
    M S S R K J S
    « Des    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031

  • ShoutMix chat widget